Beritaseleb – Nama Ruben Onsu kembali jadi bahan perbincangan. Kali ini, bukan soal kehidupan rumah tangga atau kesibukannya di dunia hiburan, melainkan pemeriksaan polisi terkait dugaan illegal access dan pencemaran nama baik.
Pada Senin, 26 Oktober 2026, presenter tersebut dijadwalkan datang ke Polda Metro Jaya untuk memberikan keterangan terkait laporan yang tengah ditangani penyidik.
Ruben Onsu Tetap Dijadwalkan Hadir
Kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, memastikan kliennya akan memenuhi panggilan polisi. Hanya saja, waktu kedatangannya perlu disesuaikan dengan agenda pekerjaan yang sudah lebih dulu dijadwalkan.
Menurut Minola, pihaknya telah berkoordinasi dengan penyidik agar pemeriksaan bisa berlangsung setelah Ruben menyelesaikan kegiatannya.
“Walaupun terjadi perubahan jadwal, tapi kami bisa pastikan, Ruben Onsu akan hadir di Polda Metro Jaya hari ini,” ujar Minola Sebayang di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.
Ruben dijadwalkan memberikan keterangan sebagai pelapor sekaligus saksi korban. Kehadirannya diharapkan bisa membantu penyidik menggali lebih jauh persoalan yang dilaporkan.
Dugaan Illegal Access Jadi Perhatian
Lantas, apa yang membuat kasus ini menarik perhatian?
Salah satu pokok laporan berkaitan dengan dugaan illegal access, yakni akses terhadap sistem atau data elektronik tanpa hak. Perkara ini masih dalam penanganan penyidik, sehingga detail dan pembuktiannya perlu menunggu proses hukum berjalan.
Pihak Ruben juga menyoroti dugaan penyebaran materi pribadi yang disebut berkaitan dengan persoalan tersebut. Namun, belum tepat untuk menyimpulkan siapa yang bertanggung jawab sebelum seluruh bukti diperiksa.
Rekaman Video Call Pribadi Ikut Dipersoalkan
Bukan hanya dugaan akses ilegal, persoalan rekaman video call pribadi juga menjadi perhatian pihak Ruben.
Minola menjelaskan, laporan pencemaran nama baik berkaitan dengan rekaman panggilan video pribadi yang menurut pihaknya direkam dan diunggah ke ruang publik tanpa izin.
“Untuk kasus pencemaran nama baik, terkait dengan publikasi video call pribadi klien kami yang direkam dan diunggah tanpa izin di ruang publik,” kata Minola.
Menurut penjelasan kuasa hukumnya, pemeriksaan hari itu terutama berfokus pada dugaan illegal access. Jika waktu memungkinkan, persoalan pencemaran nama baik dan dugaan fitnah juga akan dibahas lebih lanjut.
Selebritis
Publik Menanti Kelanjutan Kasus Ruben Onsu
Kasus ini kembali mengingatkan bahwa rekaman percakapan atau panggilan pribadi bukan sesuatu yang bisa sembarangan disebarkan. Ada persoalan privasi dan konsekuensi hukum yang perlu diperhatikan.
Kini, publik menunggu perkembangan penanganan laporan Ruben Onsu di Polda Metro Jaya. Bagaimana hasil pemeriksaan dan sejauh mana laporan tersebut akan ditindaklanjuti? Jawabannya masih bergantung pada proses penyelidikan serta bukti yang dikumpulkan penyidik.
Untuk saat ini, dugaan yang dilaporkan belum bisa dianggap sebagai kesimpulan hukum. Perkembangan berikutnya yang akan memperjelas arah perkara tersebut.





