Beritaseleb – Dunia hiburan Korea Selatan memang penuh cerita. Ada yang namanya melejit berkat drama dan musik, tetapi ada juga yang harus menghadapi kontroversi hingga kariernya ikut berubah arah. Salah satu isu yang paling sensitif adalah bullying atau perundungan, terutama ketika dugaan perilaku masa lalu seorang selebritas kembali ramai dibicarakan.
Nama Ji Soo, Yoo Young Hyun, dan Seo Ji Young pernah menjadi perhatian publik karena kasus yang berkaitan dengan konflik dan perundungan. Meski latar belakang setiap kasus berbeda, ketiganya memperlihatkan betapa rumitnya menjaga reputasi di industri hiburan Korea.
Ji Soo, Kontroversi yang Mengubah Perjalanan Karier
Nama Ji Soo mencuri perhatian pada Maret 2021 setelah sejumlah tuduhan bullying semasa sekolah mencuat ke publik. Aktor yang saat itu tengah membintangi drama River Where the Moon Rises tersebut menyampaikan permintaan maaf melalui Instagram.
Dampaknya terasa langsung. Ji Soo keluar dari drama tersebut, sementara tim produksi harus melakukan pergantian pemeran utama. Situasi ini menjadi pukulan besar bagi perjalanan kariernya yang sedang mendapat sorotan.
Namun, kisahnya tidak berhenti di situ. Ji Soo kemudian mencoba membuka lembaran baru di Filipina. Pada 2024, ia bergabung dengan Sparkle GMA Artist Center dan mulai merintis aktivitas hiburan di negara tersebut.
Meski begitu, namanya masih kerap dikaitkan dengan kontroversi lama. Di dunia hiburan, membangun kembali kepercayaan publik memang bukan perkara yang bisa selesai dalam semalam.
Yoo Young Hyun, Keluar dari JANNABI setelah Kontroversi
Cerita berbeda datang dari Yoo Young Hyun, mantan keyboardist band JANNABI. Pada Mei 2019, ia terseret kontroversi setelah seseorang mengungkap pengalaman perundungan yang dikaitkan dengannya.
Yoo Young Hyun kemudian mengakui kesalahan, menyampaikan permintaan maaf, dan memutuskan meninggalkan band. Keputusan tersebut membuat namanya semakin identik dengan salah satu kontroversi yang pernah mengguncang perjalanan JANNABI.
Persoalan ini juga menunjukkan bahwa sebuah kasus bisa memiliki perkembangan panjang. Ada pengakuan, permintaan maaf, dan penjelasan lanjutan yang perlu dipahami sesuai konteksnya. Karena itu, setiap informasi mengenai kasus tersebut perlu dibaca secara hati-hati, bukan hanya berdasarkan potongan cerita yang beredar di media sosial.
Seo Ji Young, Konflik Lama S#arp yang Sulit Dilupakan
Nama Seo Ji Young juga pernah menjadi sorotan akibat konflik internal grup S#arp bersama Lee Ji Hye. Perseteruan mereka mencuat pada 2002 dan berkembang menjadi salah satu konflik grup musik Korea yang banyak dibicarakan.
Perselisihan tersebut melibatkan tuduhan perlakuan buruk dan pertengkaran yang kemudian ikut memengaruhi kelangsungan grup. S#arp akhirnya bubar pada tahun yang sama.
Meski konflik itu sudah berlangsung lama, kisahnya masih sesekali kembali dibahas oleh penggemar musik Korea generasi awal. Menariknya, hubungan Seo Ji Young dan Lee Ji Hye kemudian dilaporkan membaik. Keduanya bahkan kembali tampil bersama dalam sebuah konten YouTube pada 2024.
Cancel Culture, Ketika Reputasi Artis Ikut Dipertaruhkan
Kasus-kasus tersebut memperlihatkan bahwa popularitas tidak selalu menjadi tameng ketika seorang selebritas terseret kontroversi. Kontrak kerja, kesempatan tampil, hingga hubungan dengan penggemar bisa ikut terdampak.
Namun, penting juga untuk tidak menyamaratakan semua kasus. Ada perbedaan antara tuduhan, pengakuan, dan fakta yang sudah terkonfirmasi. Perkembangan terbaru pun perlu diperhatikan agar cerita lama tidak disajikan secara keliru.
Pada akhirnya, cancel culture artis Korea bukan sekadar soal siapa yang sedang dihujat warganet. Ada reputasi, tanggung jawab, dan proses panjang untuk memperbaiki hubungan dengan publik. Bagi para selebritas, satu kontroversi bisa terus membayangi bertahun-tahun setelah kabar pertamanya mereda.